Cerita Anak Nusantara
Kompetisi Ide Cerita Film Anak & Keluarga Indonesia
Deadline: 1 July 2026
Tentang Kami
Film anak-anak dan keluarga Indonesia berkembang pesat! Banyak penonton lokal kini lebih sadar dan kritis terhadap konten keluarga dibandingkan 5 tahun terakhir.
Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Badan Perfilman Indonesia (BPI) yang bekerja sama dengan Netflix Indonesia, membuat kompetisi ide cerita untuk mendorong pertumbuhan film anak-anak dan keluarga lokal.
Sepuluh finalis terpilih akan memiliki kesempatan untuk mengembangkan dan mewujudkan cerita mereka melalui sesi bimbingan dan lokakarya melalui program CERITA ANAK NUSANTARA.
Linimasa Program
Sepuluh finalis terpilih wajib hadir dalam kegiatan:
-
11 Juli 2026
Netflix Family DayKehadiran wajib di Jakarta. Biaya transportasi dan akomodasi peserta luar Jabodetabek ditanggung panitia.
-
Agustus–September 2026
Mentorship Online & 1 on 1 SessionsSesi bimbingan dan konsultasi intensif secara online bersama para profesional industri film.
-
Oktober 2026
Pitching Offline SessionPresentasi proyek di hadapan juri secara langsung di Jakarta. Biaya transportasi dan akomodasi peserta luar Jabodetabek ditanggung panitia.
*Biaya transportasi dan akomodasi peserta luar Jabodetabek akan ditanggung oleh panitia.
Finalis
BARUDAK SUNSET
- Sutradara: Bona Palma
- Produser: Ari Rusyadi, Alen Prima Aulya
- Penulis: Bona Palma
FITKETED HALOKES: PENGHAPUS MISTERIUS
- Sutradara: Luhki Herwanayogi
- Produser: Iqbal M. Hamdan
- Penulis: Sandi Paputungan
GARIS LINTANG
- Sutradara: Zhaddam A. Nurdin
- Produser: Ayu Kartika J. Tas'an
- Penulis: Zhaddam A. Nurdin
MENG
- Sutradara: Annisa Adjam
- Produser: Pramudya Andika, Fabian Loing
- Penulis: Kenneth Lisungan
OFF-KEY REBELS
- Sutradara: Wahyu Mika
- Produser: Muhammad Ilham Mustain Murda
- Penulis: Wahyu Mika
OPERASI SEMUT MERAH
- Sutradara: Anggra Prastika Rosche
- Produser: Alen Prima Aulya
- Penulis: Rehal Lahir Prias S.
PUPUS PUTUS SEKOLAH: ANGGREK MERAPI
- Sutradara: Yudhatama Fajar Nugroho
- Produser: Dewi Novitasari
- Penulis: Dafa Satriyo Putra, Yudhatama Fajar Nugroho
SUPER NELI
- Sutradara: Robby Ul Pratama
- Produser: Robby Ul Pratama
- Penulis: Sally Anom Sari, Resty Savira Oktaviani
THE LAST REBOUND
- Sutradara: Bernardus Raka
- Produser: Nick Musa, Giovanni Rahmadeva
- Penulis: Nick Musa, Bernardus Raka
THE SHY LION
- Sutradara: Lies Nanci Supangkat
- Produser: Sammaria Simanjuntak, Stella Gracia S.
- Penulis: Lies Nanci Supangkat
Kurator
Edwin Nazir meraih gelar Sarjana Teknik Mesin sebelum berkarier di industri televisi, termasuk enam tahun di RCTI dan kemudian di Astro, sambil memproduksi sejumlah dokumenter pemenang penghargaan.
Ia lalu mendirikan Angka Fortuna Sinema pada 2012, memproduksi "9 Summers 10 Autumns" (2013), "Dreadout" (2019), dan "The Science of Fictions" (2019) yang meraih Special Mention di Locarno Film Festival 2019.
Pada 2020, ia mendirikan Mowin Pictures bersama Kimo Stamboel, menghasilkan film Netflix original "Abadi Nan Jaya" (2025) yang menjadi No.1 global kategori non-Inggris selama dua pekan.
Edwin menjabat Ketua APROFI (2019-2028), pernah menjadi komisioner BPI (2014-2017), dan merupakan penggagas serta direktur festival ICAD sejak 2009.
Khozy Rizal memulai karirnya pada tahun 2021 dengan film pendek “Makassar is a City for Football Fans” yang ditayangkan di Sundance. Pada tahun 2023, film pendeknya “Basri & Salma in a Never-ending Comedy” tayang perdana di Cannes dan menjadi film pendek Indonesia pertama yang berkompetisi untuk Short Film Palme d’Or. Film pendek tersebut juga ditayangkan di lebih dari 100 festival, termasuk Sundance, Clermont-Ferrand, dan AFI Fest.
Pada tahun 2024, film pendeknya “Little Rebels Cinema Club” memenangkan Crystal Bear untuk Film Pendek Terbaik di program Generation Kplus – Berlin International Film Festival 2025. Ia juga merupakan alumni Busan Asian Film Academy, Locarno Filmmakers Academy, dan Berlinale Talents.
Pada tahun 2026, ia menjadi salah satu juri internasional di program Generation di Berlinale. Proyek film panjang pertamanya, “I Wanna Dance with Myself” berpartisipasi di TFL ScriptLab 2026.
Mentor
Ia menempuh pendidikan film di Institut Kesenian Jakarta (lulus pada 1993) dan kemudian meraih gelar Magister Penulisan Skenario di Inggris pada 2001. Namanya mulai dikenal luas melalui Petualangan Sherina (2000), sementara film Eliana, Eliana (2002) meraih penghargaan bergengsi di Singapore International Film Festival.
Riri Riza telah menyutradarai berbagai film yang mendapat pengakuan luas, seperti Gie (2005), Laskar Pelangi (2008), dan Sokola Rimba (2013), yang meraih lebih dari 15 penghargaan internasional. Pada 2016, Athirah memenangkan enam Piala Citra, sementara Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016) menjadi salah satu film terlaris di Indonesia. Ia juga memiliki rekam jejak yang kuat dalam perfilman anak dan keluarga melalui film-film seperti Untuk Rena (2005), Kulari ke Pantai (2018), dan Petualangan Sherina 2 (2023). Film terbarunya, Rangga & Cinta (2025), melakukan penayahan perdana dunia di Busan International Film Festival (BIFF).
Film terbarunya, Rangga & Cinta (2025), yang merupakan kelahiran kembali Ada Apa dengan Cinta?, menjalani penayangan perdana internasional di Busan International Film Festival (BIFF) dan mendapat sambutan hangat dari lintas generasi setelah tayang di bioskop Indonesia, Malaysia, dan Brunei pada 2025. Saat ini, ia tengah berkolaborasi dengan sutradara ternama Kamila Andini dalam pengembangan Flower of the Night, sebuah film panjang yang sedang memasuki tahap pra-produksi dan dijadwalkan rilis pada 2027.
FAQ
Pemenang kompetisi akan mendapatkan dana hibah dari Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) dan Badan Perfilman Indonesia (BPI).
Selain itu, peserta juga bisa mendapatkan kesempatan untuk pitching di hadapan para filmmaker dan investor. Serta, mentorship dan masterclass dari filmmaker Indonesia dan internasional.
Kami menerima cerita dengan kriteria sebagai berikut:
- Fiksi
- Bisa live action dan/atau animasi
- Kami mendukung anak dan/atau remaja sebagai karakter utamanya
- Memiliki klasifikasi usia Semua Umur (SU), 7+, dan 13+
- Ide cerita tidak harus tentang kisah tradisional Indonesia. Kami mengundang calon finalis untuk menulis narasi-narasi cerita tentang kehidupan sehari-hari yang dekat dengan anak, remaja, dan keluarga Indonesia.
- Kami tidak menerima ide cerita horor, thriller, slasher, seks-komedi, atau genre lainnya yang tidak sesuai dengan konten yang cocok dinikmati oleh anak.
Hubungi Kami
Untuk seluruh pertanyaan dan saran, dapat dikirimkan ke contact@ceritaanaknusantara.id